Kalkulator S2 Luar Negeri vs Indonesia

Bandingkan S2 di USA, UK, Kanada, Jerman vs Indonesia - biaya, ROI, prospek karir, dan kemungkinan menetap.

Hasil Analisis

Total Biaya Rp900.000.000
Kemungkinan Menetap 70%
Gaji (Jika Menetap) Rp2.1 Miliar/thn
Gaji (Jika Pulang) Rp360 juta/thn
ROI (Menetap) 450%
ROI (Pulang) 180%
Break-even 3 tahun
Pinjaman Dibutuhkan Rp700 juta
Rekomendasi: Peluang bagus! 70% kemungkinan menetap dengan ROI 450% jika stay.

Cara Menggunakan Kalkulator S2 LN vs Indonesia

  1. Pilih Negara Tujuan: USA, UK, Kanada, Jerman, Australia, atau Indonesia untuk perbandingan.
  2. Pilih Bidang: Pilih bidang studi - gaji dan peluang menetap sangat bervariasi per bidang.
  3. Tier Universitas: Pilih ranking universitas target - biaya naik sesuai prestige.
  4. Ekspektasi Beasiswa: Masukkan persentase beasiswa/assistantship yang diharapkan.
  5. Tabungan Saat Ini: Input dana yang tersedia untuk hitung kebutuhan pinjaman.
  6. Bandingkan Hasil: Review total biaya, skenario ROI (menetap vs pulang), dan probabilitas settle.

Memahami ROI S2 Luar Negeri untuk WNI

Apakah S2 di USA Worth Rp800 juta - 1.5 Miliar?

Untuk mahasiswa CS/tech yang berencana menetap di USA, ROI sangat baik (400-600% selama 10 tahun). Namun ada dua risiko besar:

  • Lotere H1B: Hanya ~30% tingkat seleksi setelah lulus
  • Pasar Kerja: Layoff di tech membuat job pertama lebih sulit
  • Jika Pulang: ROI turun ke 100-200% karena gaji Indonesia lebih rendah

Perbandingan Negara

USA: Gaji tertinggi ($120K+ untuk CS), tapi ketidakpastian H1B. Terbaik untuk yang committed menetap.

Kanada: Jalur PR terbaik (85%+ peluang PR untuk tech), gaji lebih rendah dari US tapi work-life balance lebih baik.

Jerman: Pendidikan hampir gratis (Rp300-400 juta total), jalur PR bagus, tapi perlu belajar bahasa Jerman.

UK: Tercepat (S2 1 tahun), tapi menetap lebih sulit pasca-Brexit. Bagus untuk yang akan pulang Indonesia.

Australia: Middle ground untuk biaya dan settlement. Quality of life bagus.

Kapan S2 di Indonesia Lebih Masuk Akal

  • Kendala keluarga yang mencegah tinggal lama di LN
  • Bidang dengan prospek kerja LN terbatas (non-STEM)
  • Tidak bisa dapat beasiswa (bayar full fee LN berisiko)
  • Sudah di jalur karir bagus di Indonesia
  • Target institusi top Indonesia (ITB, UI, UGM) dengan placement kuat

Hidden Costs

  • Opportunity Cost: 2 tahun gaji Indonesia yang hilang
  • Bunga Pinjaman: Pinjaman pendidikan 10-12% menambah Rp100-200 juta
  • Settlement Awal: Beberapa bulan pertama di LN tanpa kerja mahal
  • Mental Health: Kesepian, adaptasi budaya - nyata tapi sering diabaikan

FAQ

Berapa biaya S2 di USA untuk mahasiswa Indonesia?

Total biaya S2 di USA: Tuition Rp550-900 juta (2 tahun di universitas publik/swasta), Living Rp400-650 juta, Visa/Travel Rp30-50 juta. Total: Rp1-1.6 Miliar tanpa beasiswa. Dengan 25-50% funding, biaya turun ke Rp650-950 juta.

Negara mana yang punya jalur PR terbaik setelah S2?

Kanada menawarkan jalur PR terbaik dengan PGWP (3 tahun work permit) dan sistem Express Entry - 85%+ peluang untuk lulusan tech. Jerman menyusul dengan 18 bulan job seeker visa. Lotere H1B USA membuatnya lebih berisiko (30% tingkat seleksi).

Apakah Jerman worth it untuk S2 dari Indonesia?

Jerman menawarkan value luar biasa: universitas negeri hampir gratis (Rp300-400 juta total termasuk biaya hidup). Jalur PR kuat dan gaji bagus (EUR 55-70K untuk tech). Tantangan: bahasa Jerman diperlukan untuk banyak pekerjaan. Opsi value-for-money terbaik.

Berapa gaji setelah S2 di USA?

CS/Tech: $100-150K (Rp1.5-2.3 Miliar). Data Science: $95-130K. Engineering lain: $80-110K. Business/MBA: $100-140K. Gaji bervariasi per lokasi - Bay Area/NYC bayar 30-40% lebih tinggi dari rata-rata.

S2 LN vs Indonesia - mana ROI lebih baik?

Jika menetap di LN: S2 LN menang signifikan (3-5x ROI). Jika pulang Indonesia: ROI comparable, dengan S2 Indonesia menawarkan ROI lebih cepat karena biaya lebih rendah. Keputusan bergantung pada rencana settlement dan risk appetite.