Kalkulator Kelas Menengah Indonesia
Temukan kelas ekonomi Anda berdasarkan pendapatan rumah tangga, kota, dan ukuran keluarga. Apakah Anda kelas menengah bawah, menengah, atau menengah atas?
Posisi Anda dalam Piramida Pendapatan Indonesia
Distribusi Kelas Ekonomi di Indonesia
Perbandingan Anda
Kurva Distribusi Pendapatan
Distribusi Kelas di Indonesia
Cara Menggunakan Kalkulator Kelas Menengah
- Masukkan Pendapatan Rumah Tangga Bulanan Anda: Masukkan pendapatan bulanan gabungan semua anggota yang berpenghasilan di rumah tangga Anda. Termasuk gaji, pendapatan usaha, dan sumber reguler lainnya.
- Pilih Tingkat Kota Anda: Pilih apakah Anda tinggal di kota Tier 1 metro (Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan), kota Tier 2, kota Tier 3, atau daerah pedesaan. Ini mempengaruhi penyesuaian biaya hidup.
- Masukkan Ukuran Keluarga: Jumlah orang di rumah tangga Anda mempengaruhi perhitungan pendapatan per kapita.
- Tambahkan Pendapatan Sewa (Opsional): Aktifkan opsi ini jika Anda menerima pendapatan sewa reguler dari properti.
- Gunakan Preset: Coba preset Rp 25J, Rp 50J, Rp 1J, Rp 2J, atau Rp 5J untuk melihat bagaimana berbagai tingkat pendapatan diklasifikasikan.
Memahami Kelas Ekonomi di Indonesia
Klasifikasi kelas ekonomi di Indonesia didasarkan pada pendapatan rumah tangga bulanan dan bervariasi menurut wilayah. Berikut cara berbagai bracket pendapatan biasanya didefinisikan:
Rincian Kelas Pendapatan (2024-2025)
- Di Bawah Garis Kemiskinan: Kurang dari Rp 12.500.000/bulan - sekitar 22% dari Indonesia
- Pendapatan Rendah: Rp 12.500.000 - Rp 25.000.000/bulan - sekitar 29% dari Indonesia
- Kelas Menengah Bawah: Rp 25.000.000 - Rp 50.000.000/bulan - sekitar 28% dari Indonesia
- Kelas Menengah: Rp 50.000.000 - Rp 100.000.000/bulan - sekitar 14% dari Indonesia
- Kelas Menengah Atas: Rp 100.000.000 - Rp 200.000.000/bulan - sekitar 5% dari Indonesia
- Kaya/Afluent: Rp 200.000.000 - Rp 500.000.000/bulan - sekitar 1,5% dari Indonesia
- Sangat Kaya: Di atas Rp 500.000.000/bulan - sekitar 0,5% dari Indonesia
Mengapa Tingkat Kota Penting
Penyesuaian Biaya Hidup: Rp 50.000.000 di Jakarta memiliki daya beli yang berbeda dibandingkan Rp 50.000.000 di Yogyakarta atau daerah pedesaan. Kalkulator kami menyesuaikan untuk perbedaan ini menggunakan indeks biaya hidup:
- Tier 1 (Metro): Baseline - biaya hidup tertinggi
- Kota Tier 2: ~25% biaya hidup lebih rendah
- Kota Tier 3: ~40% biaya hidup lebih rendah
- Daerah Pedesaan: ~50% biaya hidup lebih rendah
Apa Arti "Kelas Menengah" Sebenarnya?
Di Indonesia, "kelas menengah" sering disalahpahami. Banyak yang menganggap diri mereka kelas menengah sebenarnya termasuk kategori menengah atas atau bahkan kaya. Kelas menengah sejati (Rp 50J-100J/bulan pendapatan rumah tangga) mewakili hanya sekitar 14% dari rumah tangga Indonesia.
Karakteristik utama kelas menengah Indonesia:
- Kemampuan untuk membayar perumahan yang nyaman dan utilitas
- Akses ke pendidikan berkualitas untuk anak-anak
- Cakupan layanan kesehatan dasar
- Beberapa pengeluaran diskresioner untuk hiburan dan perjalanan
- Kemampuan untuk menabung dan berinvestasi sebagian dari pendapatan