Kalkulator Kelas Menengah Indonesia

Temukan kelas ekonomi Anda berdasarkan pendapatan rumah tangga, kota, dan ukuran keluarga. Apakah Anda kelas menengah bawah, menengah, atau menengah atas?

Kelas Menengah
Top 21.0%
Anda berada di 21.0% teratas rumah tangga Indonesia
Selamat! Anda bagian dari kelas menengah sejati Indonesia.

Posisi Anda dalam Piramida Pendapatan Indonesia

0% 50% 90% 99%
Pendapatan Per Kapita
Rp 12.500.000
Rumah Tangga Penghasilan Lebih Rendah
23.7 Juta
Rumah Tangga Penghasilan Lebih Tinggi
6.3 Juta
Lebih Kaya Dari
110.6 Juta Orang Indonesia

Distribusi Kelas Ekonomi di Indonesia

Perbandingan Anda

vs Rumah Tangga Median
1.6x lebih tinggi
vs Rata-rata Kota Besar
0.6x lebih rendah
vs Rata-rata Kota Tier 2
0.9x
vs Rata-rata Pedesaan
2.3x lebih tinggi

Kurva Distribusi Pendapatan

Distribusi Kelas di Indonesia

Cara Menggunakan Kalkulator Kelas Menengah

  1. Masukkan Pendapatan Rumah Tangga Bulanan Anda: Masukkan pendapatan bulanan gabungan semua anggota yang berpenghasilan di rumah tangga Anda. Termasuk gaji, pendapatan usaha, dan sumber reguler lainnya.
  2. Pilih Tingkat Kota Anda: Pilih apakah Anda tinggal di kota Tier 1 metro (Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan), kota Tier 2, kota Tier 3, atau daerah pedesaan. Ini mempengaruhi penyesuaian biaya hidup.
  3. Masukkan Ukuran Keluarga: Jumlah orang di rumah tangga Anda mempengaruhi perhitungan pendapatan per kapita.
  4. Tambahkan Pendapatan Sewa (Opsional): Aktifkan opsi ini jika Anda menerima pendapatan sewa reguler dari properti.
  5. Gunakan Preset: Coba preset Rp 25J, Rp 50J, Rp 1J, Rp 2J, atau Rp 5J untuk melihat bagaimana berbagai tingkat pendapatan diklasifikasikan.

Memahami Kelas Ekonomi di Indonesia

Klasifikasi kelas ekonomi di Indonesia didasarkan pada pendapatan rumah tangga bulanan dan bervariasi menurut wilayah. Berikut cara berbagai bracket pendapatan biasanya didefinisikan:

Rincian Kelas Pendapatan (2024-2025)

  • Di Bawah Garis Kemiskinan: Kurang dari Rp 12.500.000/bulan - sekitar 22% dari Indonesia
  • Pendapatan Rendah: Rp 12.500.000 - Rp 25.000.000/bulan - sekitar 29% dari Indonesia
  • Kelas Menengah Bawah: Rp 25.000.000 - Rp 50.000.000/bulan - sekitar 28% dari Indonesia
  • Kelas Menengah: Rp 50.000.000 - Rp 100.000.000/bulan - sekitar 14% dari Indonesia
  • Kelas Menengah Atas: Rp 100.000.000 - Rp 200.000.000/bulan - sekitar 5% dari Indonesia
  • Kaya/Afluent: Rp 200.000.000 - Rp 500.000.000/bulan - sekitar 1,5% dari Indonesia
  • Sangat Kaya: Di atas Rp 500.000.000/bulan - sekitar 0,5% dari Indonesia

Mengapa Tingkat Kota Penting

Penyesuaian Biaya Hidup: Rp 50.000.000 di Jakarta memiliki daya beli yang berbeda dibandingkan Rp 50.000.000 di Yogyakarta atau daerah pedesaan. Kalkulator kami menyesuaikan untuk perbedaan ini menggunakan indeks biaya hidup:

  • Tier 1 (Metro): Baseline - biaya hidup tertinggi
  • Kota Tier 2: ~25% biaya hidup lebih rendah
  • Kota Tier 3: ~40% biaya hidup lebih rendah
  • Daerah Pedesaan: ~50% biaya hidup lebih rendah

Apa Arti "Kelas Menengah" Sebenarnya?

Di Indonesia, "kelas menengah" sering disalahpahami. Banyak yang menganggap diri mereka kelas menengah sebenarnya termasuk kategori menengah atas atau bahkan kaya. Kelas menengah sejati (Rp 50J-100J/bulan pendapatan rumah tangga) mewakili hanya sekitar 14% dari rumah tangga Indonesia.

Karakteristik utama kelas menengah Indonesia:

  • Kemampuan untuk membayar perumahan yang nyaman dan utilitas
  • Akses ke pendidikan berkualitas untuk anak-anak
  • Cakupan layanan kesehatan dasar
  • Beberapa pengeluaran diskresioner untuk hiburan dan perjalanan
  • Kemampuan untuk menabung dan berinvestasi sebagian dari pendapatan

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa penghasilan kelas menengah di Indonesia?
Di Indonesia, kelas menengah biasanya mengacu pada rumah tangga yang berpenghasilan antara Rp 50.000.000 hingga Rp 100.000.000 per bulan. Ini mewakili sekitar 14% dari rumah tangga Indonesia. Kelas menengah bawah berpenghasilan Rp 25.000.000-50.000.000/bulan, sementara kelas menengah atas berpenghasilan Rp 100-200 juta/bulan.
Apakah saya kelas menengah jika berpenghasilan Rp 50.000.000 per bulan?
Ya, pendapatan rumah tangga Rp 50.000.000 bulanan menempatkan Anda di ujung bawah kelas menengah Indonesia. Anda berpenghasilan lebih dari sekitar 79% dari rumah tangga Indonesia. Namun, kelas efektif Anda bergantung pada kota Anda - Rp 50J lebih jauh di kota Tier 2/3 daripada di metro.
Berapa penghasilan yang dianggap kelas menengah atas di Indonesia?
Kelas menengah atas di Indonesia biasanya mengacu pada rumah tangga yang berpenghasilan Rp 100.000.000 hingga Rp 200.000.000 per bulan (Rp 1,2-2,4 juta per tahun). Ini mewakili hanya sekitar 5% dari rumah tangga Indonesia dan memberikan gaya hidup yang nyaman dengan potensi penghematan yang baik.
Berapa penghasilan yang dianggap kaya di Indonesia?
Rumah tangga yang berpenghasilan di atas Rp 500.000.000 per bulan (Rp 6 miliar per tahun) dianggap kaya atau bernilai tinggi di Indonesia. Ini menempatkan Anda di 0,5% teratas rumah tangga Indonesia. Kelas afluent dimulai dari Rp 200-500 juta per bulan.
Mengapa kalkulator menyesuaikan untuk tingkat kota?
Biaya hidup bervariasi secara signifikan di Indonesia. Rp 1 juta di Jakarta memberikan gaya hidup yang berbeda daripada Rp 1 juta di Yogyakarta atau daerah pedesaan. Kalkulator menormalkan pendapatan ke setara kota metro untuk memberikan perbandingan yang adil dan penempatan kelas yang akurat.
Seberapa akurat kalkulator ini?
Kalkulator menggunakan data dari Survei Pengeluaran Konsumen Badan Pusat Statistik, laporan Kementerian Keuangan, dan data rumah tangga BI. Meskipun keadaan individu berbeda-beda, peringkat persentil dan distribusi kelas didasarkan pada perkiraan 2024-2025 untuk sekitar 30 crore rumah tangga Indonesia.
Apakah saya harus menyertakan pendapatan istri saya?
Ya! Ini adalah kalkulator pendapatan rumah tangga. Sertakan pendapatan gabungan semua anggota yang berpenghasilan tinggal di rumah tangga Anda - pasangan, anak-anak yang bekerja, dll. Ini memberikan gambaran paling akurat tentang kelas ekonomi Anda.
Disalin ke clipboard!