Kalkulator Perjalanan Harga Emas

Bagaimana jika orang tua Anda membeli emas saat Anda lahir? Lihat bagaimana harga emas telah berubah sepanjang dekade dan hitung hasil investasi emas dari tahun manapun sejak 1970.

🥇
Rp 7.85 M
100g dibeli pada 1990
Investasi Awal
Rp 3.200.000
Total Hasil
2,353%
📈
Keuntungan Mutlak
+Rp 7.53 M
💰
CAGR
10.2%
35 tahun
Harga pada Tahun yang Dipilih
Rp 32.000/g
Harga Saat Ini
Rp 785.000/g

📈 Perkalian Nilai

1x (Asli) 50x Pertumbuhan

💰 Jika Jumlah Sama Diinvestasikan Dalam...

📈 Sejarah Harga Emas

🚀 Keputusan Investasi
Sangat Bagus
Sangat bagus! Emas memberikan CAGR 10.2% - lebih baik dari banyak dana ekuitas!
💡 Tahukah Anda?
Pada tahun 1990, emas dianggap investasi "ketinggalan jaman". Mereka yang bertahan sekarang tersenyum!

Cara Menggunakan Kalkulator Perjalanan Harga Emas

  1. Pilih Tahun Pembelian: Pilih tahun manapun dari 1970 hingga 2024 saat emas dibeli.
  2. Masukkan Tahun Lahir Anda: Ini menghasilkan preset milestone yang relevan seperti kelahiran, pernikahan, dll.
  3. Pilih Mode Input: Beralih antara memasukkan kuantitas emas (gram) atau jumlah yang diinvestasikan (rupiah).
  4. Gunakan Preset Cepat: Klik tombol acara untuk melihat nilai hadiah emas khas untuk acara kehidupan.
  5. Analisis Hasil: Lihat total hasil, CAGR, dan perbandingan dengan investasi FD dan pasar saham.

Memahami Emas sebagai Investasi di Indonesia

Emas memiliki tempat khusus dalam budaya dan keuangan Indonesia. Selain perhiasan, ini adalah penyimpan nilai terpercaya yang diwariskan melalui generasi.

Kinerja Historis Emas

  • 1970-1980: Peningkatan 7x dari Rp 18.400 menjadi Rp 133.000 per 10g - dekade emas!
  • 1980-2000: Pertumbuhan relatif lambat, peningkatan 3x selama 20 tahun
  • 2000-2012: Lari emas lagi - pertumbuhan 7x dari Rp 440.000 menjadi Rp 3.100.000
  • 2012-2020: Periode konsolidasi dengan keuntungan moderat
  • 2020-2025: COVID dan ketegangan geopolitik mendorong emas hingga Rp 7.800.000+

Emas vs Investasi Lainnya (CAGR Jangka Panjang)

Emas: ~10-11% CAGR selama 40+ tahun

Deposito Tetap: ~7-8% rata-rata (pra-pajak)

Nifty/Sensex: ~12-14% CAGR (tapi dengan volatilitas lebih tinggi)

Real Estate: ~8-10% di metro (tidak likuid)

Mengapa Orang Indonesia Menyukai Emas

Signifikansi Budaya: Pernikahan, festival, dan milestone tidak lengkap tanpa emas.

Penyangga Inflasi: Emas biasanya naik seiring inflasi, melindungi daya beli.

Likuiditas: Emas dapat dijual atau digadaikan di mana saja di Indonesia secara instan.

Tidak Ada Risiko Pihak Ketiga: Tidak seperti saham atau obligasi, emas memiliki nilai intrinsik.

Transfer Generasi: Emas diwariskan melalui generasi bebas pajak sebagai warisan keluarga.

Opsi Investasi Emas Modern

Emas Fisik: Perhiasan, koin, batangan - tradisional tapi ada biaya pembuatan dan penyimpanan.

ETF Emas: Perdagangkan emas seperti saham, tidak ada penyimpanan fisik, sangat likuid.

Obligasi Emas Berdaulat: Didukung pemerintah, bunga tahunan 2,5% + apresiasi emas, bebas pajak saat jatuh tempo.

Emas Digital: Beli emas online dalam jumlah kecil, disimpan di brankas, dapat dikonversi menjadi fisik.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa harga emas pada tahun 2000?
Pada tahun 2000, emas dihargai sekitar Rp 440.000 per 10 gram. Hari ini (2025) sekitar Rp 7.800.000 - peningkatan hampir 18x atau sekitar 12% CAGR selama 25 tahun.
Apakah emas investasi yang baik untuk masa depan?
Emas berfungsi sebagai diversifikasi portofolio dan penyangga inflasi. Meskipun mungkin tidak mengalahkan ekuitas dalam jangka panjang yang sangat panjang, itu memberikan stabilitas selama jatuh saham. Sebagian besar penasihat merekomendasikan alokasi 5-15% untuk emas.
Berapa banyak emas yang harus saya beli untuk kelahiran anak?
Hadiah tradisional berkisar dari 10-50 gram. Pada harga saat ini (Rp 7.800/gram), itu adalah Rp 780.000 hingga Rp 3.900.000. Banyak keluarga memulai program SIP emas bulanan untuk anak-anak sebagai gantinya.
Apa cara terbaik untuk berinvestasi dalam emas di Indonesia?
Untuk investasi murni: Obligasi Emas Berdaulat (SGBs) terbaik - Anda mendapatkan apresiasi emas plus bunga 2,5%, dan nol pajak saat jatuh tempo. Untuk likuiditas: ETF Emas. Untuk memberikan hadiah: Koin/batangan emas fisik (hindari perhiasan karena biaya pembuatan).
Mengapa harga emas jatuh pada tahun 2013?
Emas jatuh secara global pada tahun 2013 karena ketakutan tapering Fed, dolar AS yang lebih kuat, dan rali pasar ekuitas. Harga India turun dari Rp 3.100.000 menjadi Rp 2.600.000 per 10g. Mereka yang bertahan pulih dalam 3-4 tahun.
Bagaimana emas dikenakan pajak di Indonesia?
Emas fisik: LTCG (20% dengan indeksasi) jika dipegang >3 tahun, jika tidak ditambahkan ke pendapatan. ETF Emas: Sama seperti emas fisik. SGBs: Nol pajak jika dipegang hingga jatuh tempo (8 tahun), jika tidak sama seperti emas fisik.
Disalin ke clipboard!