/ud83d/uded2 Kalkulator Kecanduan Belanja Online

Lacak pengeluaran e-commerce Anda di Tokopedia, Shopee, GoFood, Lazada dan lainnya. Lihat skor kecanduan Anda dan biaya peluang yang mengejutkan!

/ud83d/ude0a
Rp 2.100.000
Pengeluaran Online Bulanan
Pembeli Kasual
Kebiasaan belanja normal. Hanya perhatikan sesi browsing saat sale larut malam!

/ud83c/udfaf Skor Kecanduan

/ud83d/udccd
Sadar Kasual Reguler Berat Kecanduan
35%
/ud83d/udcc5
Pengeluaran Tahunan
Rp 25,2 Jt
/ud83d/udcca
% dari Penghasilan
26,3%
/u26a1
Estimasi Impulse/Bln
Rp 840.000
/ud83d/udcb8
Impulse Tahunan
Rp 10,1 Jt

/ud83d/udcca Pengeluaran per Platform

/ud83d/udcc8 Jika Anda Investasikan (Return 12%)

5 Tahun
Rp 172 Jt
10 Tahun
Rp 485 Jt
20 Tahun
Rp 2,1 M

/ud83d/udca1 Kenyataan Pahit

/u2705 Cara Mengurangi

/ud83d/uded2 Cara Penggunaan Kalkulator Kecanduan Belanja Online

  1. Masukkan Pengeluaran per Platform: Input pengeluaran bulanan Anda di setiap platform - Tokopedia/Shopee, Zalora, GoFood/GrabFood, Sayurbox, dll.
  2. Jujurlah: Cek mutasi bank/e-wallet untuk angka sebenarnya. Kita sering meremehkan pengeluaran kita!
  3. Tambahkan Penghasilan Bulanan: Ini membantu menghitung persentase penghasilan yang pergi ke belanja online.
  4. Lihat Skor Anda: Lihat level kecanduan Anda, estimasi impulse buying, dan biaya peluang.
  5. Cek Pertumbuhan Investasi: Lihat berapa yang Anda punya jika menginvestasikan jumlah ini.

/ud83d/udca1 Biaya Sebenarnya Belanja Online di Indonesia

E-commerce telah membuat belanja sangat mudah - mungkin terlalu mudah. Studi menunjukkan bahwa rata-rata warga urban Indonesia menghabiskan Rp 500.000-1.500.000 per bulan untuk belanja online, dengan pembeli berat menghabiskan Rp 3.000.000+.

Psikologi Belanja Online

  • One-Click Buy: Tombol beli sekali klik membuat impulse buying tanpa hambatan
  • Notifikasi Sale: "Flash Sale berakhir dalam 2 jam!" menciptakan urgensi buatan
  • Rekomendasi Personal: "Mungkin kamu juga suka" menunjukkan hal-hal yang tidak kamu tahu kamu "butuhkan"
  • Return Mudah: "Tinggal di-return aja" menurunkan hambatan mental untuk membeli
  • Paylater/Cicilan: Opsi cicilan membuat barang mahal terasa terjangkau

Angka Sebenarnya

Impulse Buying: 40-55% pembelian online adalah impulse buy. Aplikasi fashion seperti Zalora punya tingkat impulse tertinggi (55%), diikuti Tokopedia/Shopee (40%).

Tingkat Return: Sekitar 15% pembelian online di-return - artinya Anda membuang waktu dan merusak lingkungan untuk barang yang tidak pernah Anda butuhkan.

Mitos Sale: Kebanyakan "diskon 70%" menunjukkan harga normal yang digelembungkan. Diskon sebenarnya biasanya 20-30%.

Biaya Peluang

Jika Anda menghabiskan Rp 1.000.000/bulan untuk belanja online discretionary dan menginvestasikannya di reksadana (return 12%):

  • 5 tahun: Rp 82 Juta
  • 10 tahun: Rp 230 Juta
  • 20 tahun: Rp 990 Juta

Itu hampir Rp 1 Miliar yang Anda berikan ke perusahaan e-commerce!

/u2753 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa banyak orang Indonesia belanja online per bulan?
Rata-rata warga urban Indonesia menghabiskan Rp 500.000-1.500.000 per bulan untuk belanja online. Ini termasuk Tokopedia, Shopee, layanan pesan antar makanan (GoFood/GrabFood), fashion (Zalora), dan aplikasi grocery. Pembeli berat bisa menghabiskan Rp 3.000.000+ per bulan.
Berapa persen pembelian online adalah impulse buy?
Studi menunjukkan 40-55% pembelian online adalah impulse buy, terutama saat sale. Pembelian fashion punya tingkat impulse tertinggi (55%), diikuti oleh elektronik di Tokopedia/Shopee (40%). Aplikasi grocery punya tingkat impulse lebih rendah (20%).
Bagaimana cara mengurangi belanja online?
Strategi teratas: (1) Uninstall aplikasi belanja, gunakan browser saja (2) Hapus kartu tersimpan untuk menambah hambatan (3) Terapkan aturan tunggu 48 jam untuk pembelian di atas Rp 500.000 (4) Unsubscribe dari notifikasi sale (5) Lacak setiap pembelian selama 30 hari untuk membangun kesadaran.
Apakah pesan antar makanan benar-benar semahal itu?
Ya! Pesanan GoFood Rp 50.000 seringkali berisi makanan senilai Rp 30.000 + ongkir Rp 10.000 + biaya kemasan Rp 5.000 + biaya layanan Rp 5.000. Pesan 3x/minggu biaya Rp 600.000+/bulan. Masak makanan yang sama biaya Rp 150.000-200.000.
Berapa jumlah yang sehat untuk dibelanjakan online?
Ahli keuangan menyarankan menjaga pengeluaran discretionary (termasuk belanja online) di bawah 20% penghasilan. Jika Anda berpenghasilan Rp 8.000.000/bulan, total belanja online idealnya di bawah Rp 1.600.000. Aplikasi grocery esensial, tapi fashion dan elektronik harus minimal.
Disalin ke clipboard!