Kalkulator Reksa Dana Saham vs Dana Pensiun

Bandingkan investasi hemat pajak. Analisis imbal hasil reksa dana vs dana pensiun, periode penguncian, dan manfaat setelah pajak.

Hasil Perbandingan

Catatan: Imbal hasil reksa dana saham terkait pasar dan tidak dijamin. Dana pensiun menawarkan imbal hasil tetap yang dijamin.

Proyeksi Pertumbuhan

Apa itu Kalkulator Reksa Dana Saham vs Dana Pensiun?

Kalkulator Reksa Dana Saham vs Dana Pensiun adalah alat keuangan komprehensif yang dirancang untuk membantu investor Indonesia membandingkan dua opsi investasi hemat pajak paling populer. Keduanya menawarkan manfaat pajak, tetapi berbeda secara signifikan dalam imbal hasil, risiko, dan periode penguncian.

Kalkulator kami melakukan analisis imbal hasil setelah pajak yang detail, mempertimbangkan pajak keuntungan modal reksa dana saham dan status bebas pajak dana pensiun untuk memberikan Anda perbandingan sejati dari potensi penciptaan kekayaan selama horizon investasi Anda.

Reksa Dana Saham

Reksa Dana Saham adalah jenis reksa dana berbasis ekuitas yang menawarkan manfaat pajak. Fitur utama meliputi:

  • Periode Penguncian Terpendek: Hanya 3 tahun di antara semua investasi hemat pajak
  • Potensi Imbal Hasil Lebih Tinggi: Berbasis ekuitas, reksa dana saham secara historis memberikan CAGR 12-15% dalam periode panjang
  • Risiko Terkait Pasar: Imbal hasil tidak dijamin dan tergantung pada kinerja pasar saham
  • Pajak Keuntungan Modal: Keuntungan di atas batas tertentu per tahun keuangan dikenakan pajak
  • Investasi Fleksibel: Tidak ada batas atas, investasikan jumlah berapa pun melalui SIP atau lumpsum

Dana Pensiun

Dana Pensiun adalah skema tabungan yang menawarkan imbal hasil dijamin. Fitur utama meliputi:

  • Jaminan Pemerintah: 100% aman, didukung oleh jaminan pemerintah
  • Status Bebas Pajak: Investasi, bunga, dan jatuh tempo semuanya bebas pajak
  • Imbal Hasil Tetap: Saat ini sekitar 7-8% per tahun
  • Periode Penguncian 15 Tahun: Periode wajib 15 tahun dengan penarikan sebagian setelah 7 tahun
  • Batas Investasi: Minimum Rp5.000.000/tahun, Maksimum Rp150.000.000/tahun

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mana yang lebih baik untuk hemat pajak: Reksa Dana Saham atau Dana Pensiun?
Keduanya menawarkan manfaat pajak yang sama. Reksa dana saham biasanya menghasilkan imbal hasil lebih tinggi (12-15%) tetapi dengan risiko pasar, sementara dana pensiun menawarkan 7-8% dengan risiko nol. Untuk investor muda dengan horizon 10+ tahun, reksa dana saham biasanya lebih baik. Untuk investor konservatif atau yang mendekati pensiun, dana pensiun lebih aman.
Berapa periode penguncian untuk Reksa Dana Saham dan Dana Pensiun?
Reksa dana saham memiliki periode penguncian 3 tahun (terpendek di antara semua investasi hemat pajak). Setiap cicilan SIP dikunci selama 3 tahun secara individual. Dana pensiun memiliki periode penguncian 15 tahun, dengan penarikan sebagian diizinkan dari tahun ke-7.
Apakah imbal hasil reksa dana saham kena pajak?
Ya, keuntungan reksa dana saham dikenakan pajak keuntungan modal jangka panjang. Keuntungan hingga batas tertentu per tahun keuangan bebas pajak. Keuntungan di atas batas tersebut dikenakan pajak dengan tarif tertentu. Anda dapat menyebar pencairan di berbagai tahun keuangan untuk meminimalkan pajak.
Bisakah saya berinvestasi di kedua Reksa Dana Saham dan Dana Pensiun?
Ya, Anda dapat berinvestasi di kedua reksa dana saham dan dana pensiun. Banyak investor membagi batas hemat pajak mereka antara keduanya untuk menyeimbangkan risiko dan imbal hasil. Alokasi umum adalah 60% reksa dana saham dan 40% dana pensiun untuk investor muda.