Kalkulator Dampak Rasio Biaya

Lihat bagaimana biaya reksa dana yang kecil dapat memakan kekayaan Anda dalam jangka panjang. Bandingkan reksa dana berbiaya rendah vs tinggi.

Dampak Biaya pada Kekayaan Anda

Penting: Bahkan perbedaan 1% dalam rasio biaya dapat menghasilkan selisih jutaan rupiah dalam jangka panjang.

Perbandingan Pertumbuhan

Apa itu Rasio Biaya?

Rasio Biaya (Expense Ratio) adalah persentase tahunan dari aset reksa dana yang digunakan untuk menutupi biaya operasional, termasuk biaya manajemen, administrasi, dan pemasaran. Biaya ini dipotong dari NAV (Nilai Aktiva Bersih) reksa dana setiap hari, sehingga mengurangi imbal hasil Anda secara tidak langsung.

Mengapa Rasio Biaya Penting?

Rasio biaya mungkin terlihat kecil - hanya 1% atau 2% - tetapi dampaknya terhadap kekayaan jangka panjang Anda sangat besar karena efek bunga majemuk:

  • Dimajemukkan Setiap Tahun: Biaya 2% tidak hanya memotong 2% dari investasi awal Anda, tetapi juga 2% dari semua imbal hasil setiap tahun
  • Dampak Eksponensial: Selama 20-30 tahun, perbedaan 1% dapat menghasilkan selisih 20-30% pada nilai akhir portofolio
  • Dijamin: Tidak seperti imbal hasil yang bervariasi, biaya selalu dipotong terlepas dari kinerja reksa dana

Contoh Dampak Nyata

Investasi Rp100 juta dengan imbal hasil pasar 12% selama 20 tahun:

  • Rasio Biaya 0,5%: Nilai akhir ~Rp892 juta
  • Rasio Biaya 2%: Nilai akhir ~Rp627 juta
  • Selisih: Rp265 juta hilang karena biaya lebih tinggi!

Tips Memilih Reksa Dana

  1. Bandingkan Rasio Biaya: Selalu bandingkan biaya reksa dana serupa sebelum berinvestasi
  2. Pertimbangkan Reksa Dana Indeks: Reksa dana indeks umumnya memiliki biaya lebih rendah karena dikelola secara pasif
  3. Evaluasi Kinerja Bersih: Fokus pada imbal hasil setelah dikurangi biaya, bukan imbal hasil kotor
  4. Perhatikan Biaya Tersembunyi: Selain rasio biaya, perhatikan biaya pembelian, penjualan, dan switching

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa rasio biaya yang dianggap rendah?
Rasio biaya di bawah 1% dianggap rendah untuk reksa dana aktif. Untuk reksa dana indeks, rasio biaya 0,1-0,5% adalah standar. Semakin rendah rasio biaya, semakin banyak imbal hasil yang Anda simpan.
Apakah reksa dana dengan biaya tinggi selalu lebih buruk?
Tidak selalu, tetapi statistik menunjukkan sebagian besar reksa dana aktif berbiaya tinggi gagal mengalahkan reksa dana indeks berbiaya rendah dalam jangka panjang. Biaya tinggi hanya masuk akal jika manajer investasi secara konsisten menghasilkan kinerja yang jauh lebih baik.
Bagaimana cara mengetahui rasio biaya reksa dana?
Rasio biaya tercantum dalam prospektus dan Fund Fact Sheet reksa dana. Anda juga dapat menemukannya di platform investasi online atau situs manajer investasi. Bandingkan dengan reksa dana sejenis sebelum berinvestasi.