Biaya Nyata: FD vs SIP Setelah Pajak
Bunga FD dikenakan pajak sesuai tarif pajak penghasilan Anda, sementara SIP saham menikmati pajak LTCG yang menguntungkan:
- FD di tarif 30%: 7% - 2,1% pajak = 4,9% imbal hasil efektif
- FD di tarif 20%: 7% - 1,4% pajak = 5,6% imbal hasil efektif
- SIP (saham): LTCG 10% hanya pada keuntungan di atas ₹1 lakh/tahun
Setelah pajak, FD hampir tidak mengalahkan inflasi (6-7%). SIP memiliki keunggulan jelas untuk penciptaan kekayaan.
Strategi Cerdas: Gunakan Keduanya
Anda tidak harus memilih satu. Berikut pendekatan seimbang:
- Dana Darurat (6-12 bulan pengeluaran): Simpan di FD atau reksa dana pasar uang
- Tujuan jangka pendek (1-3 tahun): FD atau reksa dana pendapatan tetap
- Tujuan jangka menengah (3-7 tahun): Reksa dana campuran atau SIP seimbang
- Tujuan jangka panjang (7+ tahun): SIP saham untuk pertumbuhan maksimal
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah SIP lebih berisiko dari FD?
Ya, SIP di reksa dana saham memiliki volatilitas jangka pendek - nilai Anda bisa turun 20-30% selama crash pasar. Namun, selama 10+ tahun, saham secara historis pulih dan tumbuh signifikan. FD tidak memiliki risiko tapi dengan imbal hasil terjamin yang lebih rendah.
Bisakah SIP memberikan imbal hasil negatif?
Ya, dalam jangka pendek (1-3 tahun), SIP saham bisa menunjukkan imbal hasil negatif selama pasar bearish. Namun, tidak ada SIP 10 tahun di saham terdiversifikasi yang pernah memberikan imbal hasil negatif secara historis di India.
Haruskah saya memindahkan FD saya ke SIP?
Tidak sepenuhnya. Pertahankan 6-12 bulan pengeluaran di FD/reksa dana pasar uang sebagai cadangan darurat. Untuk tujuan jangka panjang, pindahkan secara bertahap ke SIP. Jangan pindahkan sekaligus - mulai SIP dengan tabungan baru.
Apakah RD lebih baik dari SIP?
RD (Recurring Deposit) mirip dengan FD dengan setoran bulanan. Memberikan imbal hasil terjamin 6-7% vs 10-15% SIP. Untuk jangka panjang, SIP menang. Untuk tabungan terjamin jangka pendek, RD baik-baik saja.