Mengapa SIP Step-Up adalah Game Changer
- Selaras dengan pendapatan: Investasi Anda tumbuh seiring pertumbuhan gaji Anda
- Mengalahkan inflasi: Daya investasi riil Anda meningkat setiap tahun
- Lebih mudah memulai: Mulai dengan yang mampu, tingkatkan bertahap
- Maksimalkan bunga majemuk: Jumlah lebih tinggi di tahun-tahun berikutnya menghasilkan bunga majemuk lebih banyak
- Disiplin otomatis: Tidak perlu ingat untuk meningkatkan secara manual
Kapan SIP Reguler Lebih Baik
Step-up tidak selalu jawabannya. Tetap dengan SIP reguler jika:
- Anda berpenghasilan tetap (pensiun, pekerjaan stabil tanpa kenaikan)
- Anda sudah berinvestasi pada kapasitas maksimal
- Tujuan Anda jangka pendek (di bawah 5 tahun)
- Anda lebih suka arus keluar yang dapat diprediksi dan tidak berubah
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana cara mengatur SIP step-up?
Sebagian besar AMC dan platform (Groww, Zerodha, Kuvera) menawarkan opsi SIP step-up. Saat mendaftarkan SIP, pilih "Top-up" atau "Step-up" dan masukkan persentase kenaikan tahunan. Otomatis setelah itu.
Berapa persentase step-up yang ideal?
10% adalah titik ideal untuk kebanyakan orang - sesuai dengan kenaikan gaji rata-rata dan tidak membebani anggaran Anda. Jika Anda mendapat kenaikan 15%+ secara teratur, pilih step-up 15%. Konservatif? Pilih 5%.
Bisakah saya mengubah persentase step-up nanti?
Ya, Anda dapat memodifikasi atau membatalkan instruksi step-up kapan saja. Jika situasi keuangan Anda berubah, sesuaikan. Beberapa platform memungkinkan Anda melewati step-up satu tahun juga.
Apakah SIP step-up memiliki kerugian?
Risiko utama adalah overcommitting. Jika Anda kehilangan pekerjaan atau menghadapi pemotongan gaji, jumlah SIP lebih tinggi menjadi beban. Selalu simpan buffer 3-6 bulan dan jangan step-up melebihi apa yang dapat Anda pertahankan dalam kasus terburuk.