Kalkulator SWP (Systematic Withdrawal Plan)

Rencanakan penarikan sistematis dari reksa dana Anda. Hitung berapa lama corpus Anda akan bertahan dengan strategi SWP yang tepat.

Analisis SWP Anda

Catatan: Return masa depan tidak dijamin. Proyeksi ini berdasarkan asumsi return yang konsisten. Kondisi pasar aktual dapat bervariasi.

Proyeksi Corpus

Apa itu SWP (Systematic Withdrawal Plan)?

SWP (Systematic Withdrawal Plan) adalah strategi investasi di mana Anda secara berkala menarik sejumlah tetap atau meningkat dari reksa dana atau portofolio investasi Anda. Ini adalah kebalikan dari SIP (Systematic Investment Plan) - alih-alih menambah investasi, Anda menarik dari investasi.

SWP sangat populer di kalangan retiree dan investor yang membutuhkan income reguler dari investasi mereka. Dengan merencanakan SWP dengan baik, Anda dapat memastikan bahwa corpus Anda bertahan cukup lama untuk memenuhi kebutuhan finansial Anda.

Jenis-Jenis SWP

  • Fixed SWP: Menarik jumlah tetap setiap bulan (misalnya Rp500.000 setiap bulan)
  • Flexible SWP: Menarik persentase tetap dari corpus setiap bulan atau tahun
  • Appreciation SWP: Menarik hanya dari keuntungan, bukan dari corpus utama
  • Growing SWP: Meningkatkan penarikan seiring waktu sesuai dengan inflasi

Keuntungan SWP

  • Income Reguler: Dapatkan penghasilan tetap dari investasi Anda setiap bulan
  • Tax Efficient: Lebih efisien pajak dibanding mencairkan keseluruhan corpus sekaligus
  • Disiplin: Membantu menjaga disiplin dalam penggunaan dana
  • Fleksibilitas: Dapat mengubah jumlah penarikan sesuai kebutuhan
  • Pertumbuhan Berkelanjutan: Corpus Anda tetap dapat tumbuh melalui return pasar

Strategi SWP Optimal

Untuk memaksimalkan keuntungan SWP, pertimbangkan strategi berikut:

  1. Rule of 4%: Tarik maksimal 4% dari corpus per tahun untuk sustainability jangka panjang
  2. Diversifikasi Aset: Gunakan mix equity dan debt funds untuk balance risk dan return
  3. Rebalance Reguler: Review dan rebalance portfolio setiap tahun
  4. Consider Inflation: Tingkatkan penarikan seiring dengan inflasi untuk mempertahankan purchasing power
  5. Tax Planning: Manfaatkan tax-loss harvesting dan strategic selling

SWP vs Pencairan Sekaligus

Dibandingkan dengan mencairkan keseluruhan corpus sekaligus, SWP memiliki keuntungan:

  • Efisiensi Pajak: Menarik secara bertahap seringkali menghasilkan pajak lebih rendah
  • Disiplin Keuangan: Mendorong spending yang lebih terencana
  • Inflasi Buffer: Corpus yang tersisa terus tumbuh dan memberikan inflasi buffer
  • Fleksibilitas: Dapat menyesuaikan penarikan dengan kondisi pasar
  • Legacy Planning: Corpuspun dapat ditinggalkan untuk generasi berikutnya

Kapan Mulai SWP?

Waktu ideal untuk memulai SWP adalah:

  • Saat Pensiun: Ketika Anda berhenti bekerja dan membutuhkan income reguler
  • Saat Target Tercapai: Ketika investasi Anda mencapai target amount untuk mencapai financial freedom
  • Saat Dibutuhkan Income: Ketika Anda memerlukan cash flow regular untuk kehidupan sehari-hari
  • Diversifikasi Income: Ketika Anda ingin diversifikasi sumber income di samping salary atau business income

Risiko dan Pertimbangan SWP

  • Market Risk: Jika pasar jatuh, penarikan Anda tetap sama, dapat menguras corpus lebih cepat
  • Inflation Risk: Jika Anda tidak menaikkan penarikan, purchasing power menurun dari waktu ke waktu
  • Longevity Risk: Jika hidup lebih lama dari diperkirakan, corpus mungkin habis
  • Opportunity Cost: Uang yang ditarik tidak dapat tumbuh kembali

Contoh Perhitungan SWP

Skenario: Corpus Rp100.000.000 dengan expected return 12% per tahun

  • Rule of 4% = Tarik Rp4.000.000 per tahun (Rp333.333 per bulan)
  • Setelah penarikan, corpus sisa Rp96.000.000
  • Return dari Rp96.000.000 pada 12% = Rp11.520.000
  • Corpus akhir tahun = Rp96.000.000 + Rp11.520.000 - Rp4.000.000 = Rp103.520.000
  • Corpus tumbuh meski dilakukan penarikan!

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa banyak yang harus saya tarik per bulan dengan SWP?
Gunakan "Rule of 4%" - tarik maksimal 4% dari corpus per tahun. Jadi jika corpus Rp100.000.000, tarik Rp4.000.000 per tahun atau Rp333.333 per bulan. Ini memastikan corpus bertahan lebih lama.
Apakah SWP lebih baik dari mencairkan sekaligus?
Ya, SWP lebih baik untuk kebanyakan orang karena: (1) Lebih efisien pajak, (2) Mendorong disiplin spending, (3) Corpus tetap tumbuh, (4) Fleksibel sesuai kebutuhan. Pencairan sekaligus hanya baik jika Anda membutuhkan cash sekarang untuk kebutuhan khusus.
Berapa lama SWP dapat bertahan?
Tergantung pada: (1) Corpus awal, (2) Jumlah penarikan bulanan, (3) Return diharapkan dari investasi, (4) Inflasi. Dengan return 12% dan inflasi 5%, SWP dapat bertahan 20-30 tahun atau lebih.
Bagaimana jika pasar jatuh saat melakukan SWP?
Jika pasar jatuh, penarikan Anda akan membuat corpus berkurang lebih cepat. Untuk melindungi diri: (1) Diversifikasi antara equity dan debt funds, (2) Kurangi penarikan saat pasar buruk, (3) Gunakan asset paling menguntungkan untuk SWP.
Apakah SWP memiliki pajak khusus?
SWP dikenakan pajak capital gains seperti penjualan biasa. Jika corpus terdiri dari keuntungan, Anda bayar pajak. Jika corpus adalah modal awal, tidak ada pajak. Plan dengan baik untuk tax efficiency.
Dapatkah saya mengubah jumlah SWP setelah mulai?
Ya, SWP sangat fleksibel. Anda dapat mengubah jumlah penarikan, menghentikan, atau menaikkan sesuai kebutuhan. Namun, lebih baik merencanakan sebelumnya untuk sustainability jangka panjang.