Kalkulator Sewa vs Beli Indonesia

Haruskah Anda menyewa atau membeli rumah? Bandingkan dampak kekayaan bersih dan temukan titik impas Anda.

*
Kesimpulan Kami

Membeli Lebih Baik

Membeli secara finansial lebih baik. Anda mencapai titik impas di Tahun 8 dan berakhir Rp450 juta lebih kaya setelah 15 tahun.

Faktor Kunci:
  • Apresiasi properti melebihi pengembalian investasi
  • Inflasi sewa tinggi menguntungkan pembelian
Total Sewa Dibayar
Rp854 jt
selama periode analisis
Total Biaya Beli
Rp2,1 M
cicilan + pajak + uang muka
Tahun Titik Impas
Tahun 8
saat membeli menang
Kekayaan Bersih (Sewa)
Rp1,2 M
investasi tumbuh
Kekayaan Bersih (Beli)
Rp1,65 M
ekuitas rumah
Selisih
+Rp450 jt (Beli)
perbedaan kekayaan bersih

Kekayaan Bersih Seiring Waktu: Sewa vs Beli

Perbandingan Biaya & Nilai

Penting: Proyeksi ini hanya untuk tujuan perencanaan. Hasil aktual tergantung kondisi pasar, lokasi, dan keadaan pribadi.

Cara Kerja Kalkulator Ini

Kalkulator ini mensimulasikan dua skenario paralel selama jangka waktu yang Anda pilih:

  • Menyewa: Anda menginvestasikan uang muka dan tabungan bulanan (cicilan dikurangi sewa) di reksa dana atau investasi lainnya
  • Membeli: Anda membangun ekuitas melalui pembayaran cicilan sementara properti naik nilainya

Biaya Pembelian yang Termasuk

  • Pembayaran cicilan selama jangka waktu KPR
  • BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan): 5%
  • Biaya balik nama: 1%
  • Pajak bumi dan bangunan tahunan: 0,5% dari nilai properti
  • Biaya perawatan tahunan: 1% dari nilai properti

Asumsi Kunci

  • Pengembalian investasi adalah sebelum pajak (pengembalian aktual mungkin lebih rendah setelah pajak)
  • Apresiasi rumah konsisten tahun ke tahun
  • Tarif BPHTB bervariasi signifikan per daerah

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan sebaiknya saya membeli daripada menyewa?
Secara umum, membeli masuk akal jika Anda berencana tinggal di kota yang sama selama 7-10+ tahun, memiliki penghasilan stabil, dan apresiasi properti lokal melebihi pengembalian investasi. Gunakan kalkulator ini untuk menemukan titik impas spesifik Anda.
Apa itu rental yield dan mengapa penting?
Rental yield adalah (Sewa Tahunan / Nilai Properti) x 100. Jika rental yield di bawah 3%, menyewa seringkali secara finansial lebih baik karena uang Anda tumbuh lebih cepat di investasi daripada di ekuitas properti.
Haruskah saya mempertimbangkan manfaat pajak KPR?
Ya! Di Indonesia, bunga KPR dapat dikurangkan dari penghasilan kena pajak dalam batas tertentu. Manfaat ini meningkatkan skenario pembelian.