Apa itu Investasi Properti Fraksional?
Investasi properti fraksional adalah cara revolusioner untuk berinvestasi di properti komersial dan residensial premium tanpa membeli seluruh properti. Melalui platform kepemilikan fraksional, beberapa investor mengumpulkan uang mereka untuk membeli properti bernilai tinggi, masing-masing memiliki bagian proporsional dari properti tersebut.
Bagaimana Cara Kerja Properti Fraksional?
- Pemilihan Properti: Platform mengidentifikasi properti komersial premium dengan penyewa yang stabil
- Unit Fraksional: Properti dibagi menjadi unit fraksional, biasanya mulai dari Rp100-250 juta per unit
- Kepemilikan: Anda memiliki persentase properti berdasarkan jumlah investasi Anda
- Pendapatan Sewa: Anda menerima pendapatan sewa bulanan atau kuartalan proporsional dengan kepemilikan Anda
- Apresiasi Modal: Ketika properti dijual (biasanya setelah 3-5 tahun), Anda menerima bagian apresiasi Anda
Memahami Pengembalian Anda
Pengembalian properti fraksional berasal dari dua sumber:
- Yield Sewa (3-8% per tahun): Pendapatan rutin dari pembayaran sewa penyewa
- Apresiasi Modal (5-12% per tahun): Pertumbuhan nilai properti dari waktu ke waktu
Total Pengembalian = Yield Sewa + Apresiasi Modal
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa investasi minimum untuk properti fraksional di Indonesia?
Sebagian besar platform memerlukan investasi minimum Rp100-250 juta. Namun, beberapa platform baru menawarkan titik masuk serendah Rp50 juta menggunakan teknologi blockchain.
Berapa pengembalian yang bisa saya harapkan?
Pengembalian tipikal berkisar 10-14% per tahun, menggabungkan 3-6% yield sewa dan 6-10% apresiasi modal. Namun, pengembalian tidak dijamin dan tergantung pada kinerja properti.
Seberapa sering saya menerima pendapatan sewa?
Sebagian besar platform mendistribusikan pendapatan sewa bulanan atau kuartalan, langsung ke rekening bank Anda.