Kalkulator Keterjangkauan Rumah

Hitung berapa harga rumah yang mampu Anda beli berdasarkan penghasilan dan utang. Perkirakan nilai masa depan dan rencanakan tujuan investasi Anda.

Analisis Keterjangkauan Anda

Catatan: Kalkulator ini memberikan perkiraan berdasarkan norma pinjaman standar. Persetujuan pinjaman aktual tergantung pada skor kredit, pemberi kerja, dan kebijakan bank.

Rincian Keterjangkauan

Apa itu Kalkulator Keterjangkauan Rumah?

Kalkulator Keterjangkauan Rumah membantu Anda menentukan berapa harga rumah yang mampu Anda beli berdasarkan penghasilan, utang yang ada, uang muka, dan suku bunga saat ini. Ini memperhitungkan semua elemen kunci yang dipertimbangkan bank saat menyetujui KPR.

Faktor Kunci yang Menentukan Keterjangkauan

  • Penghasilan Tahunan: Bank biasanya mengizinkan cicilan hingga 40-50% dari penghasilan bersih bulanan
  • Utang yang Ada: Cicilan mobil, kartu kredit, dan cicilan lain mengurangi jumlah pinjaman yang memenuhi syarat
  • Uang Muka: Uang muka lebih tinggi berarti jumlah pinjaman dan cicilan lebih rendah
  • Suku Bunga: Bahkan perbedaan 0,5% secara signifikan mempengaruhi keterjangkauan
  • Jangka Waktu Pinjaman: Jangka waktu lebih lama mengurangi cicilan tapi meningkatkan total bunga yang dibayar

Kriteria Kelayakan KPR

  • DSR (Debt Service Ratio): Semua cicilan tidak boleh melebihi 40-50% dari penghasilan
  • LTV (Loan to Value): Bank membiayai 70-80% dari nilai properti
  • Skor Kredit: Skor 700+ mendapat suku bunga terbaik, minimum 650 untuk persetujuan
  • Faktor Usia: Jangka waktu pinjaman + usia saat ini tidak boleh melebihi 60-65 tahun

Tips untuk Meningkatkan Keterjangkauan

  1. Lunasi Utang yang Ada: Melunasi cicilan mobil atau kartu kredit meningkatkan cicilan yang memenuhi syarat
  2. Tambah Pemohon Bersama: Penghasilan pasangan dapat digabungkan untuk kelayakan lebih tinggi
  3. Tingkatkan Uang Muka: Uang muka 30% mengurangi beban cicilan secara signifikan
  4. Pilih Jangka Waktu Lebih Lama: Jangka waktu 25-30 tahun menurunkan cicilan (tapi total bunga lebih tinggi)
  5. Perbaiki Skor Kredit: Skor lebih baik = suku bunga lebih rendah = keterjangkauan lebih tinggi

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa KPR yang bisa saya dapat dengan gaji Rp10 juta?
Dengan gaji bulanan Rp10 juta dan tanpa utang yang ada, Anda mampu cicilan Rp4-5 juta. Ini diterjemahkan menjadi sekitar Rp400-500 juta pinjaman untuk 20 tahun dengan bunga 8,5%. Dengan uang muka 20%, Anda mampu rumah senilai Rp500-625 juta.
Berapa rasio utang terhadap penghasilan yang ideal untuk KPR?
Bank biasanya mengizinkan Debt Service Ratio (DSR) 40-50% untuk KPR di Indonesia. Ini berarti total komitmen cicilan (termasuk KPR baru) tidak boleh melebihi 40-50% dari penghasilan bersih bulanan. Perencanaan keuangan konservatif menyarankan menjaganya di bawah 35%.
Berapa uang muka yang diperlukan untuk KPR?
Di Indonesia, BI mewajibkan uang muka minimum 10-30% tergantung jumlah pinjaman dan apakah ini rumah pertama. Untuk rumah pertama, bank bisa membiayai hingga 90% (10% uang muka). Untuk rumah kedua dan seterusnya, uang muka lebih tinggi (20-30%) diperlukan.
Apakah penghasilan sewa dihitung untuk kelayakan KPR?
Ya, penghasilan sewa dari properti yang ada dapat dipertimbangkan untuk kelayakan KPR, meskipun bank biasanya hanya menghitung 70-80% dari sewa aktual. Anda memerlukan kontrak sewa dan rekening koran yang menunjukkan kredit sewa sebagai bukti.
Apakah saya harus memaksimalkan kelayakan KPR saya?
Tidak, disarankan untuk meminjam hanya 70-80% dari kelayakan maksimum Anda. Ini menyisakan buffer untuk keadaan darurat, pengeluaran tak terduga, dan perubahan gaya hidup. Leverage berlebihan dapat menyebabkan stres keuangan jika penghasilan turun.