Apa itu House Hacking?
House hacking adalah strategi investasi properti di mana Anda membeli properti, tinggal di satu bagian, dan menyewakan sisanya untuk mengimbangi pembayaran cicilan KPR Anda. Kalkulator ini membantu Anda memperkirakan berapa banyak penyewa kamar dapat mengurangi biaya hunian Anda dan menghitung pengembalian investasi Anda.
Bagaimana Kalkulator Ini Bekerja?
- Masukkan Detail Properti: Input nilai properti, uang muka, suku bunga, dan jangka waktu KPR
- Tambahkan Biaya Bulanan: Termasuk PBB, perawatan, iuran pengelola, dan utilitas
- Tambahkan Penyewa Kamar: Masukkan sewa dan kontribusi utilitas setiap kamar
- Lihat Penghematan Anda: Saksikan biaya hunian efektif Anda menyusut saat menambahkan penyewa
Manfaat House Hacking
- Berpotensi tinggal gratis atau bahkan mendapat keuntungan dari rumah Anda
- Membangun ekuitas sementara orang lain membantu membayar cicilan KPR Anda
- Menurunkan hambatan kepemilikan rumah di pasar yang mahal
- Belajar keterampilan tuan rumah dengan risiko minimal
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa ROI yang bagus untuk house hacking?
ROI yang bagus untuk house hacking biasanya berkisar 10-20% per tahun. Namun, jika Anda dapat mengurangi biaya hunian menjadi nol atau menghasilkan arus kas positif, itu mewakili pengembalian yang lebih baik lagi dari investasi Anda.
Berapa penyewa kamar yang saya butuhkan untuk tinggal gratis?
Jumlah penyewa yang dibutuhkan tergantung pada total biaya hunian Anda dan sewa yang dapat Anda kenakan per kamar. Gunakan indikator titik impas di kalkulator ini untuk menemukan angka ajaib Anda.
Apakah house hacking legal di Indonesia?
Ya, menyewakan kamar di properti Anda sendiri legal di Indonesia. Namun, Anda harus memeriksa aturan RT/RW atau pengelola setempat dan memiliki perjanjian sewa yang tepat.