Kalkulator Deposito Berjangka

Hitung bunga deposito dan nilai jatuh tempo. Bandingkan suku bunga antar bank untuk hasil investasi terbaik.

Hasil Perhitungan Deposito

Catatan: Bunga deposito dikenakan pajak final 20%. Deposito dijamin LPS hingga Rp 2 miliar per bank per nasabah.

Pertumbuhan Deposito

Memahami Deposito Berjangka

Deposito Berjangka adalah produk simpanan bank dengan jangka waktu tertentu yang memberikan bunga lebih tinggi dibanding tabungan biasa. Deposito cocok untuk dana yang tidak akan digunakan dalam waktu dekat dan menginginkan imbal hasil pasti.

Keunggulan Deposito

  • Bunga Lebih Tinggi: Umumnya 2-4% lebih tinggi dari tabungan biasa
  • Dijamin LPS: Simpanan hingga Rp 2 miliar dijamin Lembaga Penjamin Simpanan
  • Return Pasti: Bunga tetap selama periode deposito
  • Fleksibel: Pilihan jangka waktu 1, 3, 6, 12, 24 bulan atau lebih

Perbandingan Suku Bunga Deposito (2025)

Jenis Bank1 Bulan3 Bulan6 Bulan12 Bulan
Bank BUMN2,5-3%3-3,5%3,5-4%4-4,5%
Bank Swasta3-4%4-5%4,5-5,5%5-6%
BPR5-6%6-7%6,5-7,5%7-8%
Bank Digital4-5%5-6%5,5-6,5%6-7%

Rumus Bunga Deposito

Bunga Sederhana: Bunga = Pokok x Suku Bunga x (Jangka Waktu/12)

Bunga Majemuk: Nilai Akhir = Pokok x (1 + Suku Bunga/n)^(n x t)

Dimana n = frekuensi compounding per tahun, t = waktu dalam tahun

Pajak Bunga Deposito

Bunga deposito dikenakan pajak final 20% yang dipotong langsung oleh bank:

  • Bunga Bruto: Bunga sebelum pajak
  • Pajak (20%): Dipotong oleh bank
  • Bunga Neto: Yang Anda terima (80% dari bunga bruto)

Tips Memaksimalkan Deposito

  1. Bandingkan Suku Bunga: Bank kecil/BPR sering menawarkan bunga lebih tinggi
  2. Ladder Deposito: Bagi dana ke beberapa deposito dengan jatuh tempo berbeda
  3. Perhatikan Batas LPS: Jangan simpan lebih dari Rp 2 miliar di satu bank
  4. Negosiasi: Untuk jumlah besar, minta special rate
  5. Pertimbangkan Alternatif: Obligasi negara mungkin lebih menguntungkan (pajak 10%)

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa yang terjadi jika mencairkan deposito sebelum jatuh tempo?
Pencairan sebelum jatuh tempo (break deposito) biasanya dikenakan penalti berupa pemotongan bunga atau denda. Besarnya bervariasi per bank, umumnya bunga menjadi 0% atau dikenakan denda 1-2% dari pokok.
Apakah deposito di BPR aman?
Deposito di BPR tetap dijamin LPS hingga Rp 2 miliar selama bank terdaftar di LPS dan suku bunga tidak melebihi tingkat penjaminan LPS. BPR menawarkan bunga lebih tinggi karena skala operasinya lebih kecil.
Deposito vs Obligasi Negara, mana lebih baik?
Obligasi negara (ORI/Sukuk) menawarkan bunga lebih tinggi dengan pajak lebih rendah (10% vs 20%), tapi kurang likuid. Deposito lebih fleksibel (bisa dicairkan dengan penalti). Kombinasikan keduanya sesuai kebutuhan.
Berapa minimal pembukaan deposito?
Minimal deposito bervariasi per bank, umumnya Rp 1-10 juta. Beberapa bank digital menawarkan deposito mulai dari Rp 100.000 - Rp 1 juta.