Kalkulator Gaji vs Ekuitas

Bandingkan tawaran gaji tinggi dengan kompensasi ekuitas. Pahami risiko dan potensi imbalan dari opsi saham startup.

Analisis Perbandingan

Peringatan Risiko: Ekuitas startup sangat berisiko. Mayoritas startup gagal dan ekuitas menjadi tidak bernilai. Hanya ambil ekuitas jika Anda bisa menanggung kehilangan selisih gaji.

Skenario Exit

Memahami Kompensasi Ekuitas

Kompensasi ekuitas di startup bisa sangat menguntungkan atau tidak bernilai sama sekali. Penting untuk memahami risiko dan potensi sebelum menerima gaji lebih rendah untuk ekuitas.

Faktor yang Mempengaruhi Nilai Ekuitas

  • Tahap Startup: Seed stage lebih berisiko tapi potensi lebih tinggi vs Series C+
  • Persentase Kepemilikan: Setelah dilusi dari fundraising future
  • Preferensi Likuidasi: Investor biasanya dibayar duluan saat exit
  • Cliff dan Vesting: Kapan Anda benar-benar memiliki saham
  • Exit Horizon: Kapan (dan apakah) perusahaan akan exit

Statistik Startup

  • 90%+ startup gagal
  • Dari yang sukses, banyak exit dengan valuasi rendah
  • Rata-rata waktu ke exit: 7-10 tahun
  • Dilusi karyawan: 50-70% selama perjalanan ke exit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan ekuitas lebih baik dari gaji?

Ketika: Anda percaya kuat pada perusahaan, runway keuangan Anda cukup untuk gaji lebih rendah, ekuitas signifikan (>0.5%), dan Anda siap menunggu 5-10 tahun.

Bagaimana mengevaluasi tawaran ekuitas?

Tanyakan: persentase fully diluted, jadwal vesting, preferensi likuidasi, runway perusahaan, dan rencana exit. Hitung nilai dalam skenario konservatif (2-3x), bukan optimis.